Emban Tugas Jaga Laut, Lanud Hasanuddin Dapat Pesawat Intai Baru

MAROS, INIKATA.com — Tak hanya menjaga kedaulatan udara, TNI Angakatan Udara juga ditugasi menjaga laut Indonesia. Emban tugas itu, TNI AU mendapatkan satu unit pesawat jenis CN235-220 tipe Maritime Patrol Aircraft (MPA) dari Kemenhan RI yang diserahkan oleh PT Dirgantara Indonesia (DI) di Skadron Udara 5 Lanud Sultan Hasanuddin Makassar di Mandai, Maros, Jumat (4/5/2018).

Pesawat ini nantinya akan dipergunakan untuk berbagai misi, seperti patroli perbatasan dan Zona Ekonomi Eksklusif, pengawasan pencurian ikan dan pencemaran laut, imigran gelap atau perdagangan manusia, penyelundupan Narkoba dan penyelematan korban bencana.

“Pesawat ini dilengkapi dengan sistem komputer yang bisa menangkap emiters dan frekwensi yang dipancarkan oleh kapal atau apapun yang ada dalam renge tertentu. Ini kita persiapkan dengan pengujiuan yang cukup ketat,” kata senior vice presiden PT DI, Iwan Krisnanto.

Pesawat ini dilengkapi dengan kemampuan menjangkau emiters sampai 300 nautical mile. Jika dibutuhkan, pesawat ini juga mampu melakukan identifikasi dengan menggunakan radar dari 100 hingga 200 nautical mile. Sementara proses identifikasi selanjutnya, pesawat ini juga bisa terbang lebih dekat ke arah target.

“Pesawat ini memang belum memiliki persenjataan karena memang diperuntukkan sebagai pesawat patroli. Namun, kedepannya, PT DI akan melakukan riset lebih lanjut agar pesawat ini tidak hanya mengidentifikasi, tapi juga sekaligus melakukan tindakan apabila dibutuhkan,” lanjutnya.

“Ini bukan hal baru buat PT DI, kami sudah mendelivery 18 unit pesawat seperti ini. Ada satu kami siapkan di Bandung untuk TNI AL. Ada juga permintaan dari Afrika, tapi yang paling banyak pesanan PT DI itu pihak Turki. Korea juga menggunakan 4 pesawat jenis ini,” terangnya.

Komandan Skadron Udara 5 Lanud Hasanuddin, Letkol Pnb Ilman Ambarita mengatakan, pesawat ini akan dioperasikan di seluruh Indonesia, namun akan dibagi dalam beberapa sektor yang akan ditentukan nantinya. Pesawat jenis ini sangat dibutuhkan untuk pemantauan yang lebih fokus karena kecepatan terbangnya jauh lebih lambat dari pesawat Boing maupun Jet.

“Pesawat ini lebih pelan, jadi saat patroli kita bisa lebih fokus. Saat ada yang sifatnya Quick Respon, kita gunakan pesawat jenis Boing, karena kadang-kadang kita butuh waktu cepat. Pesawat ini kita akan gunakan untuk patroli laut, karena laut kita ini sangat luas, jadi tidak mungkin satu angkatan saja yang awasi, kita akan bersinergis,” paparnya.

Pesawat ini sengaja ditempatkan di skadron udara lima sebagai skadron pengintai strategis. Selain pesawat jenis ini, Skadron 5 ini juga memiliki empat pesawat pengintai jenis boing dan dua pesawat jenis CN. Pesawat-pesawat ini setiap harinya digunakan untuk melakukang pengintaian dan pengamatan wilayah maritim di seluruh Indonesia.

“Memang tugas pokok Skadron ini adalah untuk melakukan pengintaian dan pengamatan wilayah maritim. Saat ini, kita punya enam unit pesawat pengintai, 4 jenis boing dan 2 lagi itu jenis CN. Semuanya kita gunakan untuk melakukan tugas menjaga laut Indonesia,” kata Komandan Wing Udara 5 Lanud Hasanuddin, Kolonel Pnb Irwan Pramuda.

Penulis: Muhammad Basir
Editor: Azhari Lholo
http://www.inikata.com/emban-tugas-jaga-laut-lanud-hasanuddin-dapat-pesawat-intai-baru/   



Source : www.inikata.com

Contact Us

Contact Info

PT Dirgantara Indonesia (Persero)
Jalan Pajajaran No. 154
Bandung 40174
West Java - Indonesia
CAPTCHA Image
Play CAPTCHA Audio
Refresh Image
Send Message