Home > Media > News
    NEWS

TERBANG 11 HARI, PESAWAT CN-235 PESANAN SENEGAL TIBA DI DAKAR

09 Januari 2017 | 10:14

London - Pesawat CN-235 produksi PT Dirgantara Indonesia (DI) pesanan Senegal tiba di Pusat Airforce Senegal, Dakar pada Jumat (6/1) tepat pukul 14.15 waktu setempat, setelah menempuh perjalanan panjang selama 11 hari dengan jarak lebih dari 16.000 km.

"Pesawat CN 235 220M Multi Purpose merupakan pesawat kedua pesanan Pemerintah Senegal," kata Pelaksana Fungsi Ekonom KBRI Dakar, Senegal, Rahmat Azhari kepada Antara London, Minggu (8/1).

Dia mengatakan, pesawat tiba bersama 15 kru yang terdiri atas empat pilot, satu flight test engineer dan 10 mekanik. Dari empat pilot tersebut, satu WN Senegal.

Kedatangan pesawat yang dipiloti Kapten Esther Gayatri Saleh tersebut disambut Dubes RI Dakar Mansyur Pangeran, Chief of Senegalese AirForce (KSAU Senegal) Jenderal Birame Diop, Regional Manager AD Trade Belgium Mr. Pierre Baudechon, dan perwakilan PT. DI serta Indonesian Military Airworthiness Authority (IMAA).

KSAU Senegal Jenderal Birame Diop sangat senang dengan datangnya pesawat CN-235 untuk memperkuat armada angkatan udaranya. KSAU juga menyampaikan kesan baik selama kunjungannya ke Indonesia saat menghadiri serah terima pesawat dari PT. DI kepada AD Trade Belgium, dan pelepasan ferry flight CN-235 dari Bandung tanggal 27 Desember tahun lalu. Dalam kesempatan tersebut, KSAU Senegal berkesempatan bertemu dengan KSAU RI atas fasilitasi KBRI Dakar.

Dubes Mansyur Pangeran mengatakan kedatangan pesawat CN-235 itu merupakan kebanggaan karya anak bangsa yang menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia mampu bersaing di bidang teknologi kedirgantaraan dengan negara-negara maju.

Dubes Mansyur menegaskan, kedatangan CN-235 dapat dijadikan contoh dalam mempromosikan produk PT. DI ke tujuh negara-negara rangkapan KBRI Dakar lainnya yaitu Gambia, Guinea, Guinea Bissau, Mali, Pantai Gading, Sierra Leone dan Cabo Verde.

Rencananya Senegal akan membeli satu lagi pesawat CN-235 untuk armada Angkatan Lautnya. Sesuai rencana, pesawat akan tiba di Dakar tahun 2018.

Dubes Mansyur menyatakan pesawat CN-235 produsksi PT. DI juga akan dipesan Republik Guinea sebagaimana yang disampaikan langsung oleh Presiden Alpha Conde kepada Presiden Joko Widodo ketika berkunjung ke Indonesia bulan Agustus lalu.

Pesawat yang diterbangkan dari Bandara Husein Sastranegara Bandung, tanggal 27 Desember lalu dalam perjalanannya ke Dakar, Senegal mengambil rute ferry flight Medan, Colombo (Sri Lanka), Maldives, Karachi (Pakistan), Riyadh (Arab Saudi), Khartoum (Sudan), Ndjamena (Chad), Ouagadougou (Burkina Faso), dan Dakar.

Sumber : Antara

http://www.beritasatu.com/politik/408269-terbang-11-hari-pesawat-cn235-pesanan-senegal-tiba-di-dakar.html


SUMBER : Antaranews.com
Back