Home > Media > News
    NEWS

MENDORONG DUA PESAWAT PROYEK STRATEGIS NASIONAL

14 Pebruari 2017 | 09:26

Industri pesawat terbang di Indonesia pernah mengalami pasang surut. Beragam upaya pernah dilakukan pemerintah untuk menumbuhkan kembali geliat industri pesawat terbang, termasuk menjadikannya sebagai proyek strategis nasional.

Pada 2017 ini, Pemerintah menjadikan pengembangan pesawat N245 dan R80 sebagai proyek strategis nasional. Kedua pesawat tersebut akan menjadi pesawat penumpang sepenuhnya dan digunakan dalam penerbangan jarak menengah.

Pesawat N245 digarap oleh PT Dirgantara Indonesia (DI) dan dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Adapun pesawat R80 rencananya akan dikerjakan oleh PT Regio Aviasi Industri (RAI) yang merupakan perusahaan bentukan BJ Habibie bersama putranya Ilham Akbar Habibie.

Direktur Produksi PT Dirgantara Indonesia, Arie Wibowo, mengatakan pembuatan pesawat N245 yang merupakan pengembangan dari CN235 bisa digarap tahun ini.

"Tergantung dari pemerintah kalau dimulai sebagai proyek strategis nasional kita diberikan modal untuk memulai programnya seperti pesawat N219, tapi memang kita ancer-ancer 2017 sudah bisa mulai," kata Arie dikutip Detik Finance, Jakarta, Senin (13/2/2017).

Pengembangan pesawat N245 membutuhkan biaya sekitar USD200 juta. Pengembangan yang dilakukan meliputi penambahan kapasitas penumpang hingga 56 orang dengan menghilangkan ramp door di belakang pesawat.

Adapun pesawat terbang komuter R80 buatan PT Regio Aviasi Industri (RAI) ditargetkan bisa mengudara pada 2019. Pesawat ini dirancang untuk kapasitas 80 penumpang.

Pesawat R80 diklaim memiliki keunggulan ketimbang pesaing terdekatnya, ATR-72 series dari ATR Italia-Prancis. Keunggulan pesawat buatan lokal ini di antaranya kelas yang berbeda, desain lebih maju, dan lebih efisien untuk dioperasikan.

Presiden ketiga Republik Indonesia B.J. Habibie menyambut baik usulan Kementerian Perindustrian untuk menjadikan pengembangan pesawat R80 sebagai proyek strategis nasional. "Saya rasa wajar. Apa jadinya Indonesia tanpa pesawat terbang," kata Habibie melalui Antaranews.

Dengan potensi dan kapasitas ekonomi domestik yang besar, menurut Habibie, kebutuhan masyarakat Indonesia terhadap pesawat dan produk dirgantara lainnya akan terus meningkat setiap tahunnya.

Habibie mengatakan, usulan pengembangan pesawat R80 sebagai proyek strategis nasional, telah menandakan optimisme pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk dapat membuat produk dirgantara dengan kualitas yang baik. "Dan kalau kita mampu, tidak perlu kita ragukan, kita sudah buktikan," ujar Habibie.


Yandi Mohammad

https://beritagar.id/artikel/berita/mendorong-dua-pesawat-proyek-strategis-nasional


SUMBER : beritagar.id
Back