Home > Media > News
    NEWS

PT DI-AIRBUS JALIN KEMITRAAN BERKELANJUTAN

16 Maret 2017 | 01:00

BANDUNG – PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau PTDI kembali mengekspor tailboom (bagian ekor) ke-50 dan fuselage (bagian badan) terasembeli yang ke-6, dimana upper dan lower fuselage helikopter H225 (Civil) /H225M (Military) yang telah terintegrasi. H225/H225M merupakan penamaaan terbaru dari EC225 untuk versi sipil dan EC725 untuk versi militer.

“Pengiriman fuselage dan tailboom helikopter H225/H225M dari PTDI untuk Airbus Helikopter, Perancis menegaskan kerja sama PTDI dengan Airbus Helikopter dalam pengembangan kedirgantaraan yang kuat dan berkelanjutan di Indonesia. PTDI sebagai global supply chain tailboom dan fuselage untuk Airbus Helikopter,” kata Direktur PTDI Budi Santoso, Rabu (15/03) di Bandung, Jawa Barat.

Budi mengatakan keberhasilan kerja sama industri antara PTDI dan Airbus Helikopter dimulai lebih dari empat dekade lalu, dengan jumlah helikopter yang telah dikirimkan mencapai 40 helikopter. PTDI menjadi pemasok utama atau single source untuk tailboom dan pemasok fuselage helikopter EC725/H225M di dunia, selain Spanyol.
Nilai kerja sama pembuatan dua unit tailboom mencapai 88 ribu dolar dan satu unit fuselage senilai 385 ribu dolar. Helikopter H225/H225M yang sebelumnya dikenal dengan nama EC225/EC725 merupakan helicopter generasi baru dari helikopter NAS332 Super Puma.

PTDI telah sanggup mengerjakan pesanan fuselage dalam jangka waktu 10 minggu. Sehingga dalam jangka waktu 2,5 bulan, PTDI mampu mengirimkan satu fuselage terintegrasi ke Perancis. Sedangkan untuk tailboom dapat dikerjakan setiap 3 minggu sekali.

Kemitraan Jangka Panjang

Yulianto Soekarno, Manager Program MKII Airbus Helicopter mengatakan berdasarkan kontrak PTDI akan memasok 125 fuselage dan 125 tailboom untuk helikopter H225/H225M dalam jangka waktu antara 10 hingga 16 tahun.
“Kami akan melakukan kerja sama untuk pembuatan 125 ship sets di program MK2 yang seluruhnya dikerjakan karyawan PTDI,” katanya.

Karyawan PTDI yang menangani pengerjaan komponen H225/H225M ini terdiri dari 220 orang dengan latar pendidikan, S1, D3 dan SMKdan 80 persennya adalah tenaga-tenaga muda. Pihak Airbus Helicopter juga telah menempatkan personelnya di PTDI Bandung sejak program pengembangan ini dimulai.

Tailboom dan Fuselage yang dikirimkan ke Perancis akan dilengkapi dengan engine dan sistem terbang. Helikopter tersebut akan dikirimkan untuk customer di lebih dari 15 negara di dunia. PTDI pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas produk demi kepuasan konsumen di pasar global.

tgh/E-10
http://www.koran-jakarta.com/pt-di-airbus-jalin-kemitraan-berkelanjutan/

SUMBER : Koran-Jakarta.com

Back