Home > Media > Press Release
    PRESS RELEASE

FUSELAGE HELIKOPTER H225/H225M KELIMA BUATAN PTDI KEMBALI DISERAH-TERIMAKAN KE AIRBUS HELICOPTER PERANCIS

05 Pebruari 2016 | 09:10

SIARAN PERS

Bandung, 05 Februari 2016 – Humas PT DI

Pada hari ini, Jum’at tanggal 05 Februari 2016, PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PT DI) kembali mengekspor fuselage (badan) terasembeli yang kelima, dimana upper dan lower fuselage helikopter H225/H225M (Military) yang telah terintegrasi. Helikopter H225/H225M yang sebelumnya dikenal dengan nama EC225/EC725 merupakan helikopter generasi baru dari helikopter NAS332 Super Puma. Pengiriman fuselage helikopter H225/H225M merupakan pengiriman ke kelima dari total sebanyak 125 fuselage yang harus dikirimkan oleh PT DI hingga akhir kontrak di tahun 2025. Sejak tahun 2008 lalu, Eurocopter yang saat ini dikenal dengan Airbus Helicopter telah mempercayakan PT DI sebagai mitra pengembangan produksi untuk upper dan lower fuselage serta tailboom. Sesuai dengan rencana, PT DI akan memasok 125 fuselages dan 125 tailbooms untuk helikopter H225/H225M dalam jangka waktu antara 10-16 tahun. Sebelum mampu menyerahkan badan helikopter H225/H225M secara terasembli, PTDI sudah menyerahkan 45 unit tailbooms (ekor), 10 unit upper fuselage dan 4 unit fuselages (badan).

PTDI telah sanggup mengerjakan pesanan fuselage terintegrasi dalam jangka waktu 6 minggu. Sehingga dalam jangka waktu 1,5 bulan, PTDI mampu mengirimkan 1 fuselage terintegrasi ke Perancis. Seperti yang dikatakan oleh Yulianto Soekarno, Manager Program MK II Airbus Helicopter “PT DI mampu bukan hanya merakit saja karena PT DI mampu membuat dari raw material sampai barang jadi”.

Proses awal dimulai dari Kawasan Produksi (KP) II PT DI ketika raw material dibentuk menjadi single part di Divisi Detail Part Manufacture Direktorat Produksi. Masih dikawasan yang sama juga dibuat komponen oleh bagian Machining yang kedua proses tersebut akan di assembly di hanggar final assembly helikopter H225/H225M Kawasan Produksi (KP) IV PT DI. “Dari fasilitas produksi KP II, mulai dr pengerjaan, ada komponen dari sheet metal dan ada komponen dari machining. Kedua komponen tersebut masuk di KP IV untuk dirakit menjadi fuselage dan tailboom kemudian masuk proses pengepakan” imbuh Yulianto. Fuselage dikirimkan ke pabrik Airbus Helicopter di Perancis melalui proses shipping dengan waktu pengiriman selama 5 minggu. Proses persiapan pengiriman dilakukan dengan cara membungkus bagian fuselage helikopter dengan menggunakan aluminium foil yang telah direkatkan menggunakan sealer yang kemudian dimasukan ke dalam kontainer, hal ini untuk mencegah korosi air laut selama proses pengiriman.

Sedangkan Karyawan PT DI yang menangani pengerjaan komponen H225/H225M ini terdiri dari 220 orang dengan latar pendidikan, S1, D3 dan SMK dan 80 persennya adalah tenaga-tenaga muda. Pihak Airbus Helicopter juga telah menempatkan personelnya di PT DI Bandung sejak program pengembangan ini dimulai. Nilai kontrak dari Airbus Helicopter yang sudah dipegang oleh PTDI untuk komponen-komponen H225/H225M adalah USD 45 juta.

PT DI merupakan salah satu pemasok komponen H225/H225M disamping beberapa perusahaan dari Spanyol dan Timur Tengah. Komponen dari PT DI memang sudah sangat ditunggu oleh Airbus Helicopter dan PT DI harus mampu menjadi pemasok komponen kelas dunia. Direktur Produksi PT DI, Arie Wibowo, mengatakan bahwa “PT DI adalah salah satu pemasok industri raksasa di dunia seperti Airbus commercial, Airbus Defence & Space dan Airbus Helicopter yang pesawat-pesawatnya sudah terbang di berbagai Negara di dunia (pemasok global)”.

Fuselage yang nantinya akan tiba di Perancis selanjutnya diintegrasikan serta dilengkapi dengan engine dan sistem terbang. Rencananya helicopter tersebut akan dikirimkan untuk customer di Eropa. PT DI berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas produk demi kepuasan konsumen di pasar global.

Tentang PT Dirgantara Indonesia (Persero)

PTDI adalah perusahaan badan usaha milik negara yang didirikan pada tahun 1976, terletak di Bandung, Indonesia. Produk utama yang dihasilkan adalah pesawat terbang, komponen struktur pesawat terbang, jasa perawatan pesawat terbang dan jasa rekayasa. PTDI telah menyerahkan lebih dari 400 pesawat kepada 49 operator sipil dan militer, di dalam dan luar negeri. PTDI memproduksi berbagai jenis pesawat CN235 dengan type certificate untuk penumpang sipil, kargo, pembuat hujan, transportasi militer, patroli maritim, survei dan pengawas pantai.

Selain itu, PTDI juga menghasilkan berbagai pesawat terbang dengan skema produksi bersama dengan para mitra kerja strategis internasional a.l dengan Airbus Defence & Space untuk berbagai varian NC212, CN235 dan C295; dengan Airbus Helicopters untuk berbagai varian helicopter AS332C1/C1e/L1/L2, helicopter H215, H225/H225M (Dulunya EC225/EC725), helicopter AS550/555/565 dan helicopter AS350/365; dengan Bell Helicopter Textron untuk berbagai varian helicopter Bell 412. PTDI membuat dan memproduksi bagian-bagian, komponen-komponen, tools dan fixtures untuk pesawat Airbus A320/321/330/340/350/380. PTDI melayani jasa pemeliharaan, overhaul, perbaikan, alteration, customization dan dukungan pelanggan lainnya untuk setiap produk dirgantara yang dihasilkannya, juga produk non PTDI seperti A320, Fokker100 dan Fokker27. PTDI juga sudah dikenal dengan kemampuannya dalam bidang rekayasa kedirgantaraan Antara lain melayani jasa rekayasa dan analisa serta flight simulators.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi :

Yulianto Soekarno
Manager Program MK II Airbus Helicopter
PT Dirgantara Indonesia (Persero)
Mobile Phone      : 081 321 794 249
Office Number    : +62 22 605 4610
Email                    : yulis@indonesian-aerospace.com

Irland Budiman    
Manager Hukum dan Humas
PT Dirgantara Indonesia (Persero)
Mobile Phone      : 0811 2038 230
Office Number    : +62 22 6054167
Email                    : irland@indonesian-aerospace.com

Back