Home > Media > Press Release
    PRESS RELEASE

PRESIDEN GUINEA KUNJUNGI PTDI BERMINAT MEMBELI PESAWAT CN235-220

04 Agustus 2016 | 09:54

SIARAN PERS
Bandung, 04 Agustus 2016 – Humas PTDI

Pada hari ini Kamis tanggal 04 Agustus 2016, Presiden Republik Guinea, Alpha Conde berkunjung ke PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI). Kunjungan ini disambut oleh Dewan Komisaris PTDI dan Direktur Produksi, Arie Wibowo. Ikut serta dalam rombongan yakni Duta Besar RI untuk Dakar, Direktur Afrika Kementerian Luar Negeri dan Pangdam III Siliwangi. Rombongan kerja Presiden Guinea, negara di pesisir barat Afrika berlangsung tertutup di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Pusat Manajemen (GPM) lantai 9 PTDI, Jl. Pajajaran No. 154 Bandung.

Kunjungan pertama Presiden Guinea ke PTDI untuk melihat proses produksi pesawat terbang dan helikopter yang telah diproduksi dan dioperasikan di seluruh negara ASEAN, Guam, Venezuela, Turki, dan Uni Emirat Arab. Sedangkan negara Afrika yang telah membeli pesawat CN235-220 buatan PTDI yakni Burkina Faso dan Senegal.

“Saat ini 2 unit pesawat militer CN235 buatan kami telah beroperasi di Burkina Faso, serta 1 unit pesawat Cargo CN235 yang akan segera dikirimkan dan dioperasikan di Senegal, ” kata Arie Wibowo.

Presiden Guinea dan rombongan melihat proses produksi pesawat di hanggar produksi, dilanjutkan dengan peninjauan ke dalam pesawat CN235-220 MPA (Maritime Patrol Aircraft) yang ada di depan hanggar Delivery Center PTDI.

Presiden Alpha Conde menuturkan kekagumannya pada Indonesia sebagai negara yang dulunya merupakan negara jajahan Belanda kini dapat memproduksi pesawat terbang seperti halnya negara-negara Barat. Ia pun berharap dapat mengikuti jejak Burkina Faso dan Senegal untuk membeli pesawat CN235.

“Kami harap setelah Burkina Faso dan Senegal, Guinea akan menjadi salah satu klien perusahaan ini,” jelas Alpha Conde. Presiden Guinea sangat antusias dengan menanyakan secara detail spesifikasi teknis, harga dan delivery time untuk CN235-220. Dan menyatakan terkagum dengan negara tetangga mereka yakni Senegal yang sudah membeli dan akan mendapatkan CN235 di tahun ini.

Keunggulan Pesawat CN235-220

Pesawat CN235-220 memiliki keunggulan yakni
1. Dapat lepas landas dengan jarak yang pendek, dengan kondisi landasan yang belum beraspal.
2. Mampu mengangkut 49 penumpang termasuk pilot dan co-pilot dan merupakan pesawat multiguna untuk berbagai macam misi, seperti pesawat angkut penerjun, evakuasi medis, pesawat kargo, pesawat sipil maupun pesawat VIP dan VVIP.
3. Memiliki ramp door yang mampu membawa mobil di dalamnya.
4. Memiliki sistem avionik terbaru modern dan Full Glass Cockpit.
5. Multihop Capability Fuel Tank, teknologi yang memungkinkan pesawat tidak perlu mengisi ulang bahan bakar untuk melanjutkan penerbangan ke rute berikutnya.
6. Quick Change Configuration, Retractable Landing Gear, High Wing Configuration.
7. Memiliki harga yang kompetitif dengan biaya perawatan yang murah.

Kunjungan ini diharapkan untuk kembali mendapatkan kepercayaan dari negara tersebut agar membeli kembali CN235 atau NC212i dari PTDI. Selain CN235, Presiden Guinea pun terkarik untuk pengadaan Helikopter Super Puma, namun saat ini penjualan PTDI hanya untuk pasar Indonesia, sehingga apabila Presiden Guinea tertarik untuk membelinya, PTDI akan berkordinasi dengan Airbus Helikopter.
PTDI sangat menghargai support yang telah diberikan oleh Dubes RI untuk Dakar, Mansyur Pangeran yang telah membantu memasarkan produk PTDI di negara-negara Afrika.

Tentang PT Dirgantara Indonesia (Persero)

PTDI adalah perusahaan badan usaha milik negara yang didirikan pada tahun 1976, terletak di Bandung, Indonesia. Produk utama yang dihasilkan adalah pesawat terbang, komponen struktur pesawat terbang, jasa perawatan pesawat terbang dan jasa rekayasa. PTDI telah menyerahkan lebih dari 400 pesawat kepada 49 operator sipil dan militer, di dalam dan luar negeri. PTDI memproduksi berbagai jenis pesawat CN235 dengan type certificate untuk penumpang sipil, kargo, pembuat hujan, transportasi militer, patroli maritim, survei dan pengawas pantai.

Selain itu, PTDI juga menghasilkan berbagai pesawat terbang dengan skema produksi bersama dengan para mitra kerja strategis internasional a.l dengan Airbus Defence & Space untuk berbagai varian NC212, CN235 dan C295; dengan Airbus Helicopters untuk berbagai varian helicopter AS332C1/C1e/L1/L2, helicopter H215, H225/H225M (Dulunya EC225/EC725), helicopter AS550/555/565 dan helicopter AS350/365; dengan Bell Helicopter Textron untuk berbagai varian helicopter Bell 412. PTDI membuat dan memproduksi bagian-bagian, komponen-komponen, tools dan fixtures untuk pesawat Airbus A320/321/330/340/350/380.

PTDI melayani jasa pemeliharaan, overhaul, perbaikan, alteration, customization dan dukungan pelanggan lainnya untuk setiap produk dirgantara yang dihasilkannya, juga produk non PTDI seperti A320, Fokker100 dan Fokker27. PTDI juga sudah dikenal dengan kemampuannya dalam bidang rekayasa kedirgantaraan Antara lain melayani jasa rekayasa dan analisa serta flight simulators.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi :

Irland Budiman    
Manager Hukum dan Humas
PT Dirgantara Indonesia (Persero)
Mobile Phone  : 0811 2038 230
Office Number : +62 22 6054191
Email : irland@indonesian-aerospace.com

Back