Home > Media > Press Release
    PRESS RELEASE

KUNJUNGAN KERJA UNDER SECRETARY PHILLIPINES AIR FORCE (USEC PAF) MENINJAU PESAWAT NC212I

04 Nopember 2016 | 15:38

SIARAN PERS
Bandung, 04 November 2016 – Humas PTDI
Under Secretary Phillipines Air Force, Raymundo Elefante didampingi Chief of Air Staff Phillipines Air Force, Mayor Jenderal Roz Briguez berkunjung ke PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI) pada hari ini, Jum’at, 04 November 2016. Kunjungan ini disambut oleh Direktur Niaga dan Restrukturisasi, Budiman Saleh diterima di Ruang Rapat Paripurna, Gedung Pusat Manajemen (GPM) lantai 9 PTDI, Jl. Pajajaran No. 154 Bandung.

Kunjungan Under Secretary Phillipines Air Force ke PTDI untuk meninjau pesawat NC212i yang telah dipesan dan siap dikirimkan ke Filipina. Rombongan Filipina sehari sebelumnya telah berkunjung ke booth PTDI di Indo Defence 2016, JIExpo, Jakarta. Sehingga ini merupakan rangkaian agenda Indo Defence 2016 untuk memasarkan produk dan jasa PTDI.

Pesawat NC212i adalah pesawat multiguna generasi terbaru dari NC212 dengan daya angkut 28 penumpang, memiliki ramp door, kabin yang luas dikelasnya, sistem navigasi dan komunikasi yang lebih modern, biaya operasi yang lebih rendah namun tetap kompetitif di pasar pesawat kecil. Pesawat NC212i dapat juga digunakan sebagai pembuat hujan, patroli maritim dan penjaga pantai. Pesawat generasi sebelumnya C212 berbagai seri telah digunakan lebih dari 600 unit oleh 38 negara diataranya yaitu Thailand, Filipina, Afrika Selatan, Spanyol, Uni Emirat Arab, Cili dan Meksiko.

Saat ini pesawat NC212i tersebut telah sepenuhnya dikerjakan oleh PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI), artinya PTDI adalah satu-satunya industri pesawat terbang di dunia yang saat ini memproduksi pesawat NC212i. Seluruh proses pembuatan pesawat tersebut telah dilakukan di Bandung pada kawasan produksi PTDI karena Airbus Defence and Space telah menyerahkan sepenuhnya fasilitas produksi ke PTDI mulai dari jig dan tools hingga pergudangannya (Slow Mover Material) yang semula berada di Spanyol telah dikirimkan seluruhnya ke PTDI.

PTDI saat ini juga sedang membuat pesawat NC212i sebanyak 3 unit pesanan dari Vietnam yang seluruh proses pembuatan struktur pesawat mulai dari Fuselage, Center Wing, Outer Wing, Outer Flap, Inner Flap, Aileron, Vertical Stabilizer, Rudder, Horizontal Stabilizer, Elevator serta semua Door mulai Pilot Door, Passenger Door, Ramp Door, Forward Door dan Emergency Door itu dikerjakan seluruhnya di PTDI yang akan mendapatkan sertifikasi EASA ditargetkan akhir tahun 2016 atau awal tahun 2017.

Perbedaan konfigurasi antara NC212-400 dan NC212i ada pada Avionic, dimana NC212i telah menggunakan Digital Avionic dan telah dilengkapi Autopilot sehingga memudahkan pilot melakukan konfigurasi terbang sedangkan perbedaan dengan NC212-200 terletak pada Avionic Rack yang semula diletakkan di dalam pesawat, pesawat NC212i Avionic Rack diletakkan di bagian depan moncong pesawat sehingga dapat menambah jumlah penumpang, perbedaan lainnya pesawat NC212i menggunakan winglet untuk mengurangi hambatan udara disekitar ujung sayap dan menggunakan kaca kotak untuk menambah kenyamanan penumpang melihat keluar pesawat.

Fitur Pesawat NC212i
1. Two Honeywell TPE-331-12JR-701C Turboprop engines with two four-bladed Dowty Rotol Propeller
2. Full Glass Cockpit, Advanced and Modern Avionics Suite and Auto Pilot.
3. Fixed Landing Gear, High Wing Configuration.
4. Max Take Off Weight : 8,100 kg
5. Max Landing Weight  : 8,100 kg
6. Un-pressurized Cabin and Payload : 2,950 kg
7. The Largest Seat  Capacity (up to 28 seats)
8. Short Take-off and Landing (STOL) Operations
9. Take-off and Landing on Unpaved Runway Capabilities     
10. High and Hot Airfield Capability
11. Equipped with Ramp Door for Easy Loading and Unloading
12. Light Lift Aircraft : Passenger Transport, VIP, Troop Transport, Paratroops Drooping, Medical Evacuation, Cargo, MSA, etc.

Tentang PT Dirgantara Indonesia (Persero)
PTDI adalah perusahaan badan usaha milik negara yang didirikan pada tahun 1976, terletak di Bandung, Indonesia. Produk utama yang dihasilkan adalah pesawat terbang, komponen struktur pesawat terbang, jasa perawatan pesawat terbang dan jasa rekayasa. PTDI telah menyerahkan lebih dari 400 pesawat kepada 49 operator sipil dan militer, di dalam dan luar negeri. PTDI memproduksi berbagai jenis pesawat CN235 dengan type certificate untuk penumpang sipil, kargo, pembuat hujan, transportasi militer, patroli maritim, survei dan pengawas pantai.

Selain itu, PTDI juga menghasilkan berbagai pesawat terbang dengan skema produksi bersama dengan para mitra kerja strategis internasional a.l dengan Airbus Defence & Space untuk berbagai varian NC212, CN235 dan C295; dengan Airbus Helicopters untuk berbagai varian helicopter AS332C1/C1e/L1/L2, helicopter H215, H225/H225M (Dulunya EC225/EC725), helicopter AS550/555/565 dan helicopter AS350/365; dengan Bell Helicopter Textron untuk berbagai varian helicopter Bell 412. PTDI membuat dan memproduksi bagian-bagian, komponen-komponen, tools dan fixtures untuk pesawat Airbus A320/321/330/340/350/380. PTDI melayani jasa pemeliharaan, overhaul, perbaikan, alteration, customization dan dukungan pelanggan lainnya untuk setiap produk dirgantara yang dihasilkannya, juga produk non PTDI seperti A320, Fokker100 dan Fokker27. PTDI juga sudah dikenal dengan kemampuannya dalam bidang rekayasa kedirgantaraan Antara lain melayani jasa rekayasa dan analisa serta flight simulators.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi :

Irland Budiman    
Manager Hukum dan Humas
PT Dirgantara Indonesia (Persero)
Mobile Phone  : 0811 2038 230
Office Number : +62 22 6054191
Email : irland@indonesian-aerospace.com

Back