Home > Media > Press Release
    PRESS RELEASE

PTDI KEMBALI SERAH TERIMAKAN HELIKOPTER SAR MEDIUM CLASS AS365 N3+ DAUPHIN KE BASARNAS

17 Nopember 2016 | 08:26

SIARAN PERS
Bandung, 15 November 2016 – Humas PTDI

PTDI kembali serah terimakan Helikopter SAR Medium Class AS365 N3+ Dauphin ke Basarnas tanggal 15 November 2016 di Hanggar Rotary Wing PTDI, Jl. Pajajaran No. 154 Bandung. Dokumen serah terima ditandatangani oleh Direktur Utama PTDI, Budi Santoso dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Basarnas, Anjar Sulistyono, S.T., M.E yang turut disaksikan oleh Kepala Basarnas, Marsdya TNI F.H. Bambang Soelistyo, S.Sos.

PTDI telah berhasil menyerahkan 2 (dua) unit Helikopter SAR Medium Class AS365 N3+ Dauphin pada tanggal 18 Februari 2014 di Pangkalan Udara Angkatan Laut (Lanudal), Pondok Cabe, Tangerang Selatan. Helikopter SAR Medium Class AS365 N3+ Dauphin merupakan helikopter berukuran sedang yang telah sesuai dengan standar SAR dan Coast Guard dengan total sebanyak 170 helikopter Dauphin yang digunakan di seluruh dunia, termasuk di dalamnya digunakan oleh US Coast Guard. Helikopter ini dilengkapi dengan Hoist untuk menarik/mengevakuasi korban pada sisi pintu kanan. Helikopter ini juga dilengkapi dengan radar cuaca, serta dilengkapi Forward Looking Infrared Camera (FLIR) untuk mendukung operasional pada segala medan dan kondisi. Helikopter SAR Medium Class AS365 N3+ Dauphin merupakan produk kerjasama industri antara PTDI dengan Airbus Helicopters, Perancis.

Kita semua tentunya tidak akan lupa tentang kesuksesan jajaran BASARNAS dalam pencarian korban kecelakaan pesawat Air Asia QZ8501. Tidak dapat dipungkiri bahwa salah satu bintang dalam misi evakuasi yaitu helikopter berwarna orange jenis AS365 N3+ Dauphin yang ikut diturunkan dalam misi SAR Air Asia QZ8501, merupakan helikopter yang telah diserahkan pada tahun 2014 yang lalu.
PTDI selalu menunggu dan siap memenuhi pesanan berikutnya dari BASARNAS, khususnya untuk helikopter SAR, baik dari jenis AS365 N3+ Dauphin maupun produk lainnya. Dengan demikian rekam jejak PTDI akan menjadi bagian dari perjalanan bangsa Indonesia dalam menguasai kedirgantaraan nasional. Keberadaan PTDI akan sangat berarti jika setiap produk serta jasa yang dihasilkannya dimanfaatkan secara maksimal oleh seluruh instansi dan lembaga negara di Indonesia, termasuk oleh BASARNAS.

Dengan diserahkannya Helikopter SAR Medium Class AS365 N3+ Dauphin membuktikan keseriusan PTDI untuk membantu pemenuhan tugas pokok dan fungsi Basarnas demi menunjang pekerjaan dalam mengevakuasi dan menolong korban. “Semoga helikopter ini mendukung tugas dan fungsi BASARNAS dalam upaya pencarian dan pertolongan saat terjadinya musibah”, kata Budi Santoso, Dirut PTDI.

Keunggulan Helikopter SAR Medium Class AS365 N3+ Dauphin

Helikopter SAR Medium Class AS365 N3+ Dauphin yang dibeli oleh Basarnas, memiliki keunggulan yaitu :
1. Mampu terbang di lingkungan panas ataupun lembab serta mampu bermanuver.
2. Memiliki sistem auto pilot terbaik dan merupakan satu-satunya sistem autopilot yang dikembangkan untuk Helikopter yang lebih berfokus pada ketinggian bukan kecepatan.
3. Helikopter SAR dengan kemampuan terbaik karena dilengkapi teknologi FMS (Flight Management System), instrumen yang digunakan pilot untuk mengatur rencana terbang (Flight Plan) meliputi jalur yang akan dilewati pesawat, kecepatan saat take-off, cruising, dan landing, serta informasi lainnya yang harus disiapkan sebelum penerbangan dimulai yang tentunya akan menambah pengalaman SAR.
4. Helikopter yang dapat lepas landas di atas kapal laut, yang telah terbukti mampu lepas landas di atas Sigma Class Ship, yaitu kapal patroli dengan kemampuan untuk mengarungi samudera untuk patroli maritim Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE), pencarian dan penyelamatan (SAR) dan anti kapal selam.
5. Biaya operasional rendah serta dukungan layanan purna jual oleh PTDI (dalam kemitraan dengan Airbus Helicopter), memberikan respon yang lebih cepat untuk dukungan Teknis dan Logistik.
6. Mampu mengangkut beban hingga 4.300 kg atau 12 orang dengan kecepatan maksimal 269km/jam dengan ketahanan terbang mencapai 4,3 jam.
7. Memiliki kabin yang lapang dengan pintu geser lebar cocok untuk mengangkut dan mengevakuasi korban.
8. Memiliki Fenestron atau rotor belakang dalam sirip tertutup yang senyap, dengan jarak blade/pisau yang tidak sama dan dapat meredam tingkat kebisingan, efisiensi tinggi, kemudahan pemeliharaan serta telah teruji.

Tentang PT Dirgantara Indonesia (Persero)

PTDI adalah perusahaan badan usaha milik negara yang didirikan pada tahun 1976, terletak di Bandung, Indonesia. Produk utama yang dihasilkan adalah pesawat terbang, komponen struktur pesawat terbang, jasa perawatan pesawat terbang dan jasa rekayasa. PTDI telah menyerahkan lebih dari 400 pesawat kepada 49 operator sipil dan militer, di dalam dan luar negeri. PTDI memproduksi berbagai jenis pesawat CN235 dengan type certificate untuk penumpang sipil, kargo, pembuat hujan, transportasi militer, patroli maritim, survei dan pengawas pantai.

Selain itu, PTDI juga menghasilkan berbagai pesawat terbang dengan skema produksi bersama dengan para mitra kerja strategis internasional a.l dengan Airbus Defence & Space untuk berbagai varian NC212 dan C295; dengan Airbus Helicopters untuk berbagai varian helicopter AS332, H225/H225M, AS550/555/565 dan AS350/365; dengan Bell Helicopter Textron untuk berbagai varian Bell 412.

PTDI membuat dan memproduksi bagian-bagian, komponen-komponen, tools dan fixtures untuk pesawat Airbus A320/321/330/340/350/380. PTDI melayani jasa pemeliharaan, overhaul, perbaikan, alteration, customization dan dukungan pelanggan lainnya untuk setiap produk dirgantara yang dihasilkannya, juga produk non PTDI seperti A320, Fokker100 dan Fokker27. PTDI juga sudah dikenal dengan kemampuannya dalam bidang rekayasa kedirgantaraan Antara lain melayani jasa rekayasa dan analisa serta flight simulators.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi :

Irland Budiman    
Manager Hukum dan Humas
PT Dirgantara Indonesia (Persero)
Mobile Phone     : 0811 2038 230
Office Number    : +62 22 6054191
Email : irland@indonesian-aerospace.com

Back