Home > Media > Press Release
    PRESS RELEASE

PTDI SERAHKAN PESAWAT CN 295, HELIKOPTER BELL 412 EP, DAN DAUPHIN

17 Desember 2013 | 13:54

Pada hari ini Selasa tanggal 17 Desember 2013 bertempat di Kawasan Produksi II PTDI berlangsung acara serah terima sejumlah pesawat dan helikopter dari PT. Dirgantara Indonesia (Persero) kepada para pemesan. Untuk tiga unit pesawat CN 295 dan enam unit helikopter serbu Bell 412 EP, PTDI menyerahkannya kepada Kementerian Pertahanan.

Berita acara serah terima masing-masing ditandatangani oleh Dirut PTDI, Budi Santoso dan Kepala Badan Sarana Pertahanan Kemhan, Laksamana Muda TNI Ir, Rahmat Lubis. Kontrak pengadaan pesawat CN 295 dilakukan 14 Pebruari 2012dan helikopter serbu Bell 412 EP ditandatangani tanggal 6 Maret 2012 lalu. Pesawat CN 295 selanjutnya akan dioperasikan oleh TNI AU dan helikopter serbu Bell 412 EP dioperasikan jajaran TNI AD. Satu unit helikopter angkut sedang Bell 412 EP jugadiserahkan PTDI kepada Polisi Udara Republik Indonesia di tempat yang sama.

Dirut PTDIakan menyerahkan helikopter tersebut kepada Direktur Polisi Udara. Kontrak pengadaan satu unit helikopter Bell 412 EP untuk Polri ini ditandatangani tanggal 1 Juli 2013 lalu.

Sementara itu di tempat yang sama pula Dirut PT. DImenyerahkan dua unit helikopter SAR AS365 N3+ Dauphin dan diterima oleh Pejabat Pembuat Komitmen Basarnas .Penandatanganan kontrak jual beli dua unit helikopter AS365 N3+ Dauphin ini dilaksanakan tanggal 28 Nopember 2012 lalu.

Dalam pernyataannya Dirut PTDI, Budi santoso mengatakan bahwa “dengan penyerahan pesawat kepada tiga institusi pemerintah yang dilaksanakan serentak ini sungguh membanggakan, karena di satu sisi menunjukkan komitmen PTDI untuk dapat memenuhi kebutuhan alut sista dan ini adalah bentuk nyata KKIP dengan PT. Dirgantara Indonesia (Persero) tidak hanya mensupplai angkatan namun juga lembaga pemerintah lainnya pun memulai memakai product PT. Dirgantara Indonesia (Persero). Di sisi lain menurut Budi Santoso adalah dengan diserahkannya Pesawat dan Helikopter ini maka semakin banyak produk PTDI yang terbang di Angkasa Indonesia.
 CN 295 Perfomance : ·Maximum CRUISE Speed (TAS): 480 km/h or 260 kt ·Take Off run (ISA, S/L, 21,000 kg): 670 m or 2,200 ft ·Landing roll (ISA, S/L, 20,700 kg): 320 m or 1,050 ft ·Powered by 2 PW-127G turboprop engines with 2,645 shp each ·Maximum Payload*: 9,250 kg or 1,980 USg ·Maximum range 3000 kg (6600 lb) over 2500 nm (4600 km) ·Maximum range with no payload 2900 nm (5400 km) ·Maximum endurance 11 hr

 Helicopter Bell 412 EP Feature : ·Medium Sized Helicopter ·2 Pilot and 13 Passengers/Utility ·Twin Turbine Pratt & Whitney PT6T-3D Twin – Pac Engines ·Foldable Four Bladed Rotor with Composite Blades ·Soft In Plane Flex Beam Rotor System ·Smooth and Quiet Operation to Fly at High Speed ·Wide Door Opening for Easy Loading Perfomance : ·Take off gross weight at 11,900 lbs : Hovering Ceiling (TOP) ØIGE Standard day 10,200 ft ØStandard Day - 20 C 6.200 ft ·Service Ceiling (OEI, 30 mnt power) 7,600 ft ·Max. Continues Cruise TAS (SL) 122 kts ·Max. Continues Cruise TAS (5000 ft) 124 kts ·Long Range Cruise Speed 130 kts ·Range (5000 ft) 402 nm ·Fuel Capacity (useable) 330.5 gallons ·Max. Endurance 3.7 hr

Helicopter Dauphin AS365 N3+
Perfomance on 2 Engines : ·Powerful Turbomeca Arriel 2C engines ·Maximum power per engine: 729 kW/977 shp ·Gross Weight 3,750 kg or 8,267 lb ·Max. speed, VNE 306 km/hr or 165 kts ·Fast cruise speed 279 km/hr or 151 kts ·Recommended cruise speed 276 km/hr or 149 kts ·Fuel consumption at recommended cruise speed 309 kg/hr or 681 lb/h ·Rate of climb 8.9 m/s or 1,759 ft/min ·Service ceiling 5,865 m or 19,242 ft ·Maximum range 827 km ·Maximum endurance 4.3 hr

Tentang PT Dirgantara Indonesia
Lokasi pabrik pesawat terbang PT Dirgantara Indonesia (Persero) (PTDI) terletak Bandung, Indonesia.Produk utama perusahaan ini adalah pesawat terbang, komponen struktur pesawat terbang, jasa perawatan pesawat terbang dan jasa rekayasa. Pabrik perakitan PTDI memproduksi berbagai jenis pesawat CN235 dengan type certificate untuk penumpang sipil, kargo, pembuat hujan, transportasi militer, patroli maritim dan pengawasan. Selain itu PTDI memproduksi dibawah lisensi pesawat NC212-200, NAS332 Super Puma dan NBell412. PTDI telah memproduksi lebih dari 340 pesawat terbang dan helikopter untuk 49 operator sipil dan militer. PTDI memanufaktur dan memproduksi bagian-bagian, komponen-komponen, tools dan fixtures untuk pesawat Airbus A320/321/330/340/350/380, untuk Eurocopter EC225 dan EC725, untuk pesawat Airbus Military CN235/C212-400/C295. Untuk perawatan pesawat, PTDI melayani jasa pemeliharaan, overhaul, perbaikan, alterasi, kustomisasi dan dukungan logistik untuk CN235 berbagai seri, Bell412, BO-105, NC-212-100/200, NAS332 Super Puma, B737-200/300/400/500, A320, Fokker100 dan Fokker27.Enjinering PTDI melayani jasa rekayasa dan analisa serta flight simulators. PTDI adalah badan usaha milik negara yang didirikan pada tahun 1976.
Kontak Lebih Lanjut hubungi :
Arie Wibowo(+62 22 605 4130)Mobile: (0815 7200 4447) Email: ariew@indonesian-aerospace.com
Irzal Rinaldi(+62 22 605 4242)Mobile: (0812 2345 963) Email: irzal@indonesian-aerospace.com
Sonny S Ibrahim(+62 22 6054162)Mobile: (08122189 456) Email: sonny_si@indonesian-aerospace.com  

Back