Home > Media > Press Release
    PRESS RELEASE

SYSTEM REQUIREMENT REVIEW PESAWAT TEMPUR IF-X BERLANGSUNG DI PTDI

25 Juni 2014 | 14:51

Bandung, 25 Juni 2014 – Humas PTDI Dalam dua hari, Rabu - Kamis, tanggal 25 dan 26 Juni 2014 di PTDI berlangsung System Requirement Review (SRR) pesawat tempur IF-X (Indonesian Fighter eXperimental). Penyelenggaraan acara ini dibuka secara resmi oleh Kabalitbang Kementerian Pertahanan Prof. Dr. Eddy S. Siradj di Gedung Pusat Manajemen Lantai 9. Acara ini diikuti oleh para stake holder seperti Kemhan, TNI-AU, KKIP, Bappenas, BPPT, LAPAN, Perguruan Tinggi (ITB, UI, ITS, UGM dan UNDIP) serta beberapa industri lokal terkait seperti PT.LEN, CMI dan InfoGlobal. SRR merupakan salah satu tahapan dalam program pengembangan dan rancang bangun pesawat tempur. Pada tahapan ini diharapkan program akan mendapatkan berbagai masukan baik teknis maupun non-teknis dari para pakar pada bidangnya masing-masing secara independen. Dalam pelaksanaannya kegiatan tersebut dibagi dalam lima panel. Satu panel paripurna dan empat panel lainnya meliputi: 1) Requirement study, System Engineering and Technology Readiness. 2) Configuration Design and Analysis, 3) Propulsion and Subsystems, dan 4) Air Combat Systems. Pesawat tempur KF-X/IF-X dirancang bangun bersama oleh para akhli dari dua Negara, Indonesia dan Korea Selatan. Sejak tahun 2011 lalu tim dari kedua bangsa telah bekerja keras di Korea Selatan untuk menghasilkan konfigurasi yang bisa memenuhi kebutuhan dan persyaratan operasi Angkatan Udara kedua negara. Pesawat ini masuk dalam kategori generasi 4,5 yang kemampuannya akan melebihi sejumlah pesawat tempur produk negara lain. Dengan kemampuannya itu diharapkan akan menjadi salah satu pilihan utama bagi sejumlah negara yang membutuhkan pesawat tempur. Sementara untuk pesawat IF-X dirancang bangun sendiri oleh putera-puteri bangsa Indonesia berdasarkan persyaratan operasi murni dari Angkatan Udara Republik Indonesia. Dengan penyelenggaran acara tersebut di atas, diharapkan tim KFX/IFX mendapatkan masukan yang kemudian dapat dijadikan pegangan untuk dilakukan tindakan ataupun berupa rekomendasi untuk perbaikan rancang bangun (design). Kabalitbang Kemhan Prof. Dr. Eddy S. Siradj dalam arahannya antara lain mengatakan “Bagaimanapun bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar dan program pesawat tempur yang kita rancang sekarang ini bukan saja akan menjadi salah satu sumber kekuatan alutsista dalam negeri, melainkan juga akan menjadi salah satu posisi tawar NKRI yang diperhitungkan”. Sementara itu Direktur Utama PTDI, Budi Santoso menyatakan bahwa “Putera-puteri terbaik bangsa yang terlibat dalam rancang bangun pesawat tempur KF-X/IF-X adalah para pionir yang melahirkan generasi pertama pesawat tempur dan ini akan menjadi bagian sejarah penting bangsa Indonesia kedepan”. Tentang PT Dirgantara Indonesia PTDI adalah badan usaha milik negara yang didirikan pada tahun 1976. Lokasi pabrik pesawat terbang PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau “PTDI” terletak Bandung, Indonesia. Produk utama perusahaan ini adalah pesawat terbang, komponen struktur pesawat terbang, jasa perawatan pesawat terbang dan jasa rekayasa. PTDI memproduksi berbagai jenis pesawat CN235 dengan type certificate untuk penumpang sipil, kargo, pembuat hujan, transportasi militer, patroli maritim dan pengawasan. Selain itu PTDI memproduksi dibawah lisensi pesawat NC212-200, NAS332 Super Puma dan NBell-412. PTDI telah memproduksi lebih dari 340 pesawat terbang dan helikopter untuk 49 operator sipil dan militer. PTDI memproduksi detail parts, komponen-komponen, tools dan fixtures untuk pesawat Airbus A320/321/330/340/350/380, helikopter EC225 dan EC725, untuk pesawat CN235/C212-400/C295. Untuk perawatan pesawat, PTDI melayani jasa pemeliharaan, overhaul, perbaikan, alterasi, kustomisasi dan dukungan logistik untuk CN235 berbagai seri, Bell412, BO-105, NC-212-100/200, NAS332 Super Puma, B737-200/300/400/500, A320, Fokker100 dan Fokker27. Enjinering PTDI melayani jasa rekayasa dan analisa serta flight simulators. Contacts for the media: PT Dirgantara Indonesia Nurkas Wiyanto Office: (+62 22 6052402 ) Mobile: (+62 816 6168 33 ) Email: nurkas@indonesian-aerospace.com Irland Budiman Office: (+62 22 605 4167) Mobile: (+62 811 2038 230) Email: irland@indonesian-aerospace.com irlandbudiman@gmail.com

Back