Home > Media > Press Release
    PRESS RELEASE

WAKIL MENTERI PERTAHANAN REPUBLIK INDONESIA KUNJUNGI PTDI

18 Juni 2014 | 14:52

Bandung, 18 Juni 2014 – Humas PTDI Hari ini, Rabu tanggal 18 Juni 2014 Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Let Jen (Purn) Sjafrie Samsjudin mengadakan kunjungan kerja ke PTDI. Wamenhan beserta rombongan disambut Danlanud Husein Sastranegara, Direksi PTDI dan sejumlah Ka Unit. Dalam kunjungan singkatnya kali ini Sjafrie Sjamsudin langsung meninjau pesawat CN 295 ke delapan yang dipesan Kemhan beberapa waktu lalu di hanggar Delivery Center. Seperti sudah diberitakan sebelumnya bahwa Kemhan memesan 9 (Sembilan) unit CN 295 dan 7 (tujuh) pesawat telah diserahkan sejak tahun 2012 sampai pertengahan tahun ini. Bagi PTDI kunjungan kerja Wamenhan di satu sisi merupakan suatu kehormatan. Kedatangan beliau menunjukkan perhatian yang besar terhadap PTDI. Di sisi lain kunjungan kerja ini juga merupakan suatu pendorong semangat dalam menyelesaikan berbagai pesanan dari Kementerian Pertahanan. PTDI memang selalu siap untuk dapat memenuhi setiap pesanan sesuai kontrak yang ditandatangani. Pesawat CN 295 adalah hasil pengembangan CN 235 yang merupakan hasil kerjasama PTDI dan Airbus. Pesawat CN 295 adalah pesawat commuter ukuran sedang yang banyak diminati, baik kalangan sipil maupun militer. Sementara itu dalam pernyataannya, Direktur Teknologi Dan Pengembangan PTDI, Andi Alisjahbana mengatakan bahwa “dalam tiga tahun terakhir PTDI telah menyerahkan lebih dari 30 unit pesawat sayap tetap dan helicopter kepada Kemenhan. Tujuh diantaranya adalah pesawat CN 295 yang selanjutnya dioperasikan oleh TNI AU. Adapun pesawat ke delapan yang saat ini ditinjau Wamenhan”. Semoga dengan kedatangan beliau akan lebih memotivasi kami untuk menyelesaikan pesawat ini dan menyerahkannya pada Desember 2014 mendatang. Tentang CN 295 CN 295 adalah pesawat generasi baru yang ideal untuk misi-misi pertahanan dan sipil, seperti misi kemanusiaan, patroli maritim, misi pengawasan lingkungan, dan yang lainnya. Berkat ketangguhan dan keandalan, dan dengan sistem operasi yang mudah digunakan, pesawat taktis ukuran sedang ini memiliki banyak kelebihan dan keluasan, yang diperlukan untuk angkut personil, pasukan dan untuk cargo, evakuasi korban, serta menjamin kemampuan menurunkan logistic dari udara. Pesawat ini juga perpaduan teknologi sipil dan militer menjamin sukses dalam memenuhi misi taktis, potensi pertumbuhan untuk peralatan masa depan serta kemampuan penyesuaian lingkungan lintas udara sipil mutakhir. Pesawat ini juga mampu lepas landas dan mendarat dilandasan pendek atau Short Take Off and Landing (STOL) dan landasan yang tidak dipersiapkan (CBR 3), dapat terbang rendah dalam misi taktis, membawa beban sampai 9 ton dengan kecepatan jelajah normal 260 knots (480 km/jam). Cabin C295 pressurized (bertekanan udara), dapat terbang dalam ketinggian 25.000 kaki, dan dapat beroperasi dalam wilayah yang sangat panas. Pesawat ini juga dilengkapi dengan perangkat pendaratan yang dapat dilipat (retractable). Ditenagai 2 mesin turboprop Pratt & Whitney PW 27 G Kanada. CN 295 dilengkapi juga dengan HIAS (Highly Integrated Avionics System), yaitu suatu sistem avionik yang sangat terintegrasi dan modern berdasarkan Thales Topdeck Avionic Suite. Penggunaan perlengkapan pesawat dengan Konsep arsitektur yang fleksibel dan Penggunaan perlengkapan yang modern menjamin sukses misi taktis dan penggantian perlengkapan di masa mendatang. Tentang PT Dirgantara Indonesia PTDI adalah badan usaha milik negara yang didirikan pada tahun 1976. Lokasi pabrik pesawat terbang PT Dirgantara Indonesia (Persero) atau “PTDI” terletak Bandung, Indonesia. Produk utama perusahaan ini adalah pesawat terbang, komponen struktur pesawat terbang, jasa perawatan pesawat terbang dan jasa rekayasa. PTDI memproduksi berbagai jenis pesawat CN235 dengan type certificate untuk penumpang sipil, kargo, pembuat hujan, transportasi militer, patroli maritim dan pengawasan. Selain itu PTDI memproduksi dibawah lisensi pesawat NC212-200, NAS332 Super Puma dan NBell412. PTDI telah memproduksi lebih dari 340 pesawat terbang dan helikopter untuk 49 operator sipil dan militer. PTDI memproduksi detail parts, komponen-komponen, tools dan fixtures untuk pesawat Airbus A320/321/330/340/350/380, helikopter EC225 dan EC725, untuk pesawat CN235/C212-400/C295. Untuk perawatan pesawat, PTDI melayani jasa pemeliharaan, overhaul, perbaikan, alterasi, kustomisasi dan dukungan logistik untuk CN235 berbagai seri, Bell412, BO-105, NC-212-100/200, NAS332 Super Puma, B737-200/300/400/500, A320, Fokker100 dan Fokker27. Enjinering PTDI melayani jasa rekayasa dan analisa serta flight simulators. Contacts for the media: PT Dirgantara Indonesia Rakhmat Condrogumono Office: (+62 22 605 4494) Mobile: (+62 812 2002 932) Email: condro@indonesian-aerospace.com Irland Budiman Office: (+62 22 605 4167) Mobile: (+62 811 2038 230) Email: irland@indonesian-aerospace.com irlandbudiman@gmail.com

Back