PT. Dirgantara Indonesia (Persero)

PT Dirgantara Indonesia (Persero) memproduksi berbagai jenis pesawat terbang untuk memenuhi kebutuhan maskapai penerbangan sipil, operator militer dan kebutuhan misi khusus. Berpengalaman dalam bidang desain pesawat terbang, PTDI mampu merancang pesawat terbang baru dan mengubah konfigurasi dan struktur sistem pesawat untuk tujuan misi khusus seperti patroli laut, pengawasan dan penjaga pantai.

N219 Nurtanio

N219 Nurtanio akan menjadi moda transportasi yang paling cocok untuk membuka, meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat, dan memelihara pertahanan dan keamanan daerah-daerah terpencil.

NC212 Family

Program utama PTDI pada tahun 1976 adalah untuk memproduksi NC 212-200 di bawah lisensi dari CASA, Spanyol. Sebanyak 103 NC212-200 versi sipil dan militer telah diproduksi oleh PTDI.

CN235 Family

Pada 17 Oktober 1979, IPTN dan CASA (sekarang Airbus Defence & Space) mendirikan perusahaan baru, Aircraft Technology (Airtech) untuk mendesain CN235. Pesawat multiguna baru ini memiliki kapabilitas Short Take-Off and Landing (STOL), ramp door untuk memudahkan keluar/masuk barang, dan karakteristik biaya perawatan rendah.

CN295

CN295 merupakan produk yang telah terbukti digunakan untuk operasi militer di wilayah terpencil dan pergerakan bantuan kemanusiaan. Lebih dari 95 pesawat telah mengudara, dengan 130.000 jam terbang di seluruh dunia.

Berdasarkan perjanjian dengan Airbus Helicopter dan Bell Helicopter Textron, PTDI menawarkan beberapa produk helikopter.

AS550

Menjadi bagian dari Ecureil Family, AS550 C3e Fennec solusi dari Airbus Helikopter di kelas 2-ton sebagai helikopter serbu. Sistem rotor yang digunakan memungkinkan melakukan operasi senyap dan mampu terbang dengan kecepatan tinggi. Dengan karakteristik  mudah diterbang sekaligus mudah dalam perawatannya baik dalam kondisi ekstrim sekalipun, helikopter serbu ini tetap menawarkan keamanan dan kinerja maksimum.

AS565 MBe

AS565 MBe merupakan acuan utama untuk helikopter yang digunakan dalam misi perairan, misi amfibi dan misi darat. Dengan performa yang luar biasa di atas laut maupun kondisi ekstrim baik siang maupun malam hari, misi darat maupun misi perairan, AS565 MBe merupakan asset fleksibel untuk keperluan berbagai misi.

Superpuma Family

[Heavy Class Helicopters]     Enam tahun setelah berdirinya IPTN pada tahun 1976, 11 helikopter di bawah lisensi Puma NSA330s dari French Sud-Aeronautique diproduksi dan dikirim ke Angkatan Udara Indonesia.           

BELL 412EP

Bell 412EP adalah helikopter kelas medium yang menggunakan system rotor 4-blade. Dengan system rotor canggih ini memungkinkan terbang cepat dengan kebisingan minimal.