Sejalan dengan yang disampaikan oleh Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin untuk menampilkan produk terbaik, PT Len Industri (Persero) hadir dan berperan sebagai integrator sistem lintas platform untuk Alutsista (Alat Utama Sistem Senjata Nasional), dengan pendekatan network centric warfare yang terintegrasi dan adaptif terhadap dinamika ancaman modern. Dalam menjalankan perannya, PT Len Industri (Persero) menghadirkan berbagai produk unggulan seperti Len NavysysIntercom M2, NCS Link ID, CMS/FCS, SII, dan IMINT, yang mendukung efektivitas dan interoperabilitas sistem pertahanan.
Dalam sistem senjata dan amunisi unggulan dari PT Pindad, termasuk inovasi terbaru seperti senapan serbu SS3-M1, senjata anti drone SPS-1, SS Amphibious dan Senapan MesinBerat (SMB) SM5-A1. Dalam kategori senjata, smenghadirkan berbagai varian SS2, Senapan Penembak Runduk (SPR), Senapan Penembak Mahir (SPM/DMR), Senapan Mesin (SM), Senapan Pelontar Granat (SPG), SS Blackout, senjata mortir hingga Remote Controlled Weapon Station (RCWS).
Event ini juga menjadi momentum bagi PT Pindad untuk memperkenalkandan meresmikan kendaraan operasional 4x4 elektrik, Pandu. Kendaraan ini ditujukan untuk menunjang operasional TNI dengan kemampuan taktis yang bersumber tenaga listrik(BEV - NMC battery). Menggunakan motor listrik bertipe 3 in 1 Permanent Magnet Synchronous Motor, Pandu mampu melaju pada kecepatan aman 100 km/jam dan memiliki jarak tempuh hingga 400 km.
Kali ini, PT Dirgantara Indonesia (PTDI) lebih mendorong komersialisasi produk - produk unggulan, dari pesawat terbang hingga sistem senjata. Melalui rangkaian produk strategis, PTDI memamerkan beragam kemampuannya dalam pengembangan special mission platform pada pesawatCN235-220 dan helikopter Bell 412 untuk operasi Anti-Submarine Warfare (ASW), produksi Folding Fin Aerial Rocket (FFAR) dan Wrap Around Fin Aerial Rocket (WAFAR), pesawat NC212i dan N219, pengembangan produk Unmanned Aerial Vehicle (UAV), serta produk kolaborasilainnya dengan industri dalam negeri maupun internasional.
Dari sisi kemaritiman, PT PAL Indonesia sebagai galangan kapal perang tidak hanya mampu membangun kapal, tetapi juga menguasai peran sebagai sistem integrator untuk platform dan Sewaco. PT PAL menampilkan sejumlah produk unggulan, berupa kapal pendukung seperti Landing Platform Dock (LPD) 163 dan kapal Bantu Rumah Sakit (BRS) yang merupakan pengembangan teknologi dari LPD. Di segmen kapal kombatan, PAL menghadirkan Kapal Cepat Rudal (KCR), kapal Frigate, serta kapal selam Scorpene yang menjadi bukti penguasaan teknologi tertinggi dalam pembangunan kapal. Selain pembangunan kapal, PT PAL juga mengerjakan ratusan proyek pemeliharaan, termasuk kapal-kapal perang hingga pada tingkat overhaul.
Sedangkan, PT Dahana dengan produk berbahan energi tinggi dan layanan peledakan terpadu seperti Bomb P Series, RAJATA (Drone Kamikaze), BNT 250, Rudal Merapi, Senjata Lawan Tank (SLT), Kendaraan Peluncur Roket 122, Propelan Double Base/Spherical Powder untuk Munisi, Dayagel Extra, Dayagel Seismik, Dayadet In hole Delay, Long Period, Short Period, Dayaprime Booster, Danfo, Dabex, Dawagel, Dahana Prill, Shaped Charges.
Kehadiran Presiden di booth DEFEND ID tidak hanyamenjadi kehormatan, tetapi juga momentum penting yang menegaskan bahwa industri pertahanan nasional mendapat perhatian dan dukungan penuh dari pemerintah.
Narahubung
Irlan Budiman
SGM Corporate Secretary
Holding DEFEND ID, PT Len Industri (Persero)
Head Office : Jl. Soekarno Hatta 442 Bandung 40254, Indonesia Telp: +62-22-
5202682 Fax: +62-22-5202695
Jakarta Office : Menara Kadin Indonesia, 7th Floor Unit D2-E
JL H.R. Rasuna Said, Blok X5 Kav. 2-3, Kuningan, Jakarta Selatan,
DKI Jakarta, 12950
Sekilas Tentang Holding DEFEND ID
DEFEND ID adalah holding BUMN industri pertahanan yang diresmikan pada 20 April 2022. Holding ini terdiri dari lima perusahaan, yaitu PT Len Industri (Persero) sebagai induk, PT Pindad, PT PAL Indonesia, PT Dirgantara Indonesia, dan PT Dahana. DEFEND ID bertujuan untuk menciptakan industri pertahanan Indonesia yang mandiri, kompetitif, dan dapat bersaing di pasar global. DEFEND ID menjalankan prinsip dan menjunjung tinggi Good Corporate Governance (GCG) dalam aktivitas usaha perusahaan.