Kemeriahan HUT ke-43 PTDI, dari Kegiatan Sosial hingga Open House untuk Melihat Pesawat Buatan PTDI

SIARAN PERS


No. PTD/009/SP-HUMAS/VIII/2019
Bandung, 23 Agustus 2019 – Humas PTDI

Memperingati Hari Ulang Tahun ke-43 PT Dirgantara Indonesia (Persero), pada tanggal 23 Agustus 2019, selepas pelaksanaan apel besar, Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro melakukan donor darah diikuti oleh karyawan PTDI di Gedung Diklat Lantai 1 KP II PTDI, kegiatan sosial dilanjutkan dengan sunatan massal untuk 43 anak di Masjid Habiburrahman PTDI, Jalan Pajajaran No. 154 Bandung.

Puncak peringatan HUT ke-43 PTDI akan dilaksanakan pada hari Sabtu, tanggal    24 Agustus 2019 diawali dengan flag off start kegiatan fun walk oleh Direktur Utama PTDI, Elfien Goentoro yang diikuti oleh Direksi dan karyawan PTDI serta masyarakat umum dengan rute mengelilingi kawasan sekitar PTDI.

Acara dilanjutkan dengan opening ceremony oleh Direktur Teknologi dan Pengembangan PTDI, Gita Amperiawan dan penandatanganan sertifikat Analisis Daur Hidup dan Deklarasi Produk Lingkungan oleh Direktur Produksi PTDI, Muhammad Ridlo Akbar dan pemberian penghargaan simbolis mitra binaan PTDI dan 2 kepala dinas di Kota Bandung oleh Direktur Keuangan PTDI, Ahyanizzaman.

PTDI membagikan 1.000 paket sembako gratis kepada masyarakat sekitar yang dilakukan secara simbolis oleh Direktur Umum dan SDM, Sukatwikanto. Pembagian sembako gratis ini sebagai bentuk kepedulian sosial PTDI agar menumbuhkan rasa bangga dan rasa memiliki di hati masyarakat.

HUT ke-43 PTDI semakin meriah dengan adanya bazar kuliner dan aneka produk, pameran produk mitra binaan PTDI dan Festival Wirausaha Anak, dimana festival wirausaha anak ini kedua kalinya digelar di Indonesia dengan tujuan memperkenalkan dunia entrepreneur kepada anak-anak agar siap untuk dapat memproduksi dan memasarkan produk mereka sendiri.

Open House akan menjadi kesempatan langka bagi pengunjung yang hadir. Masyarakat dapat berkeliling kawasan produksi PTDI untuk melihat secara langsung pesawat-pesawat buatan PTDI, seperti pesawat CN235 Flying Test Bed, pesawat N219 Prototype Design 2, N250 dan NC212i di Apron Hanggar Fixed Wing KP II PTDI.


Pengunjung diperkenankan mengabadikan foto saat berkeliling hanggar dan melihat pesawat buatan PTDI dari dekat, hal ini bertujuan menumbuhkan rasa bangga dan harapan agar industri dirgantara dapat semakin maju.

Tidak hanya untuk pengunjung yang hadir, karyawan PTDI akan berlomba untuk adu strategi dan kekompakan dalam lomba rakyat dengan perlombaan tarik tambang, balap karung, estafet air dan paralon air. Bagi pengunjung yang tertarik ikut serta dapat melakukan pendaftaran langsung di lokasi acara.

PTDI juga menampilkan N219 Cockpit Demonstrator bagi masyarakat umum yang ingin merasakan sensasi menerbangkan pesawat karya anak bangsa, N219 yang sampai saat ini masih menjalani serangkaian proses sertifikasi.

Foto-foto terbaik dunia penerbangan dan proses produksi produk-produk PTDI hasil karya fotografer yang tergabung dalam Komunitas Fotografi Dirgantara (KFD) akan dikemas dalam Pameran Fotografi di sekitar panggung utama acara HUT 43 PTDI.

Adapula pameran industri strategis yang diikuti oleh BUMN yang tergabung dalam National Defence and Hightech Industry (NDHI). Masyarakat dapat melihat produk-produk unggulan dari PT Pindad (Persero), PT LEN Industri (Persero), PT Dahana (Persero), PT INTI (Persero) dan PT PAL Indonesia (Persero).

Pada malam harinya, pengunjung akan disuguhkan dengan hiburan Pagelaran Kethoprak Mbeling Rekso Budoyo dengan Lakon “Suminten Koplak” di Auditorium PKSN PTDI. Kami mengajak kepada seluruh masyarakat untuk dapat berpartisipasi menghadiri peringatan HUT ke-43 PTDI.

Tentang PT Dirgantara Indonesia (Persero)

PTDI merupakan badan usaha milik negara yang didirikan pada tahun 1976, berlokasi di Bandung, Indonesia. Produk utama yang dihasilkan adalah pesawat terbang, komponen struktur pesawat terbang, jasa perawatan pesawat terbang dan jasa rekayasa. PTDI mampu memproduksi jenis pesawat terbang CN235 yang dilengkapi dengan mission sesuai konfigurasi antara lain: angkut, cargo, paratroop, medevac, patroli maritim bahkan VIP.

Selain itu, PTDI juga mampu memproduksi pesawat terbang NC212i yang juga dapat dilengkapi dengan berbagai mission sesuai pesanan, antara lain: angkut militer, hujan buatan, patroli maritim, navtrain, termasuk medevac. PTDI juga telah mampu menghasilkan pesawat yang merupakan hasil kerja sama industri antara lain : CN 295 dengan pihak Airbus Defence & Space (ADS), serta helikopter dengan pihak Airbus Helicopters baik yang berbasis di Perancis maupun di Jerman dalam berbagai varian, demikian pula dengan pihak Bell Helicopter Textron dalam beberapa varian.

PTDI bekerja sama dengan LAPAN yang telah sukses membangun pesawat N219 dan melakukan uji terbang perdana pesawat N219 pada tanggal 16 Agustus 2017. Pesawat N219 merupakan pesawat penumpang dengan kapasitas 19 orang dengan dua mesin turboprop yang mengacu kepada regulasi CASR Part 23.

Proses rancang bangun pesawat N219 sejak pengujian, sertifikasi hingga nanti dilakukan proses produksi series adalah hasil karya anak bangsa. Pesawat N219 memiliki kemampuan lepas landas di landasan pendek yang tidak dipersiapkan sehingga akan menjadi pendukung konektivitas antar pulau terutama di wilayah Perintis.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat menghubungi :


Adi Prastowo    
Manager Komunikasi Perusahaan & Promosi
PT Dirgantara Indonesia (Persero)
Mobile Phone  : +62 811 2121157
Office Number : +62 22 6053217
Email : aprastowo@indonesian-aerospace.com



Source : Humas PTDI

Contact Us

Contact Info

PT Dirgantara Indonesia (Persero)
Jalan Pajajaran No. 154
Bandung 40174
West Java - Indonesia


Humas : pub-rel@indonesian-aerospace.com

Marketing : marketing@indonesian-aerospace.com