• Elfien Goentoro Direktur Utama

    Elfien Goentoro menjabat sebagai Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-177/MBU/08/2017 tanggal 31 Agustus 2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Direktur Utama Perusahaan Perseroan (PERSERO) PT Dirgantara Indonesia. Elfien Goentoro merupakan lulusan Bisnis Manajemen – Universitas Padjadjaran (S3) tahun 2017, Master Business Administration – Canterbury Business School (S2) tahun 1994 dan Teknik Kimia – Institut Teknologi Bandung (S1) tahun 1987. Sebelum bergabung dengan PTDI, beliau dipercaya sebagai Direktur Utama PT Pelni (Persero) dari 2015 hingga Agustus 2017 dan sebagai Direktur Komersial dan Pengembangan Bisnis di perusahaan yang sama, setahun sebelumnya.


  • Ade Yuyu Wahyuna Direktur Niaga

    Ade Yuyu Wahyuna menjabat sebagai Direktur Niaga PT Dirgantara Indonesia (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor :  SK-138/MBU/06/2019 tanggal 19 Juni 2019 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia.

    Ade Yuyu Wahyuna merupakan lulusan Hukum Administrasi Negara dari Universitas Islam Nusantara. Sebelum menjabat sebagai Direktur Niaga PTDI pada tahun 2019, beliau memiliki pengalaman yang solid dalam bidang Pengembangan Bisnis, Pemasaran dan Penjualan di PTDI, dan memangku jabatan terakhir sebagai Sekretaris Perusahaan PTDI sejak tahun 2018.  Saat ini beliau juga merupakan Komisaris PT GENTS sejak tahun 2016.


  • Gita Amperiawan Direktur Teknologi dan Pengembangan

    Marsma TNI Gita Amperiawan menjabat sebagai Direktur Teknologi dan Pengembangan PT Dirgantara Indonesia (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-142/MBU/07/2017 tanggal 26 Juli 2017 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia.

    Riwayat pendidikan beliau antara lain adalah Philosophy Doctor – Cranfield University, Inggris dan sarjana dari Institut Teknologi Bandung. Sebelumnya, beliau sempat memangku jabatan sebagai Kepala Subdirektorat Teknologi Pertahanan Kementerian Pertahanan, juga sempat menjabat sebagai Komandan Unit Pemeliharaan Angkatan Udara Indonesia.

     


  • Muhammad Ridlo Akbar Direktur Produksi

    Muhammad Ridlo Akbar menjabat sebagai Direktur Produksi PT Dirgantara Indonesia (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor :  SK-138/MBU/06/2019 tanggal 19 Juni 2019 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia.

    Muhammad Ridlo Akbar merupakan lulusan dari Universitas Jenderal Ahmad Yani Jurusan Teknik Mesin Tahun 2010. Sebelum beliau menjabat sebagai Direktur Produksi pada tahun 2019, beliau menjabat sebagai Kepala Divisi Rekayasa Manufaktur PTDI di tahun 2018. Saat ini beliau sedang menempuh pendidikan S2 Manajemen dan Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung.


  • Ahyanizzaman Direktur Keuangan

    Ahyanizzaman menjabat sebagai Direktur Keuangan PT Dirgantara Indonesia (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-280/MBU/10/2018 tanggal 26 Oktober 2018 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia. Ahyanizzaman merupakan seorang Sarjana Ekonomi Akutansi – Universitas Airlangga, Surabaya tahun 1991. Dalam perjalanan karirnya, sejak tahun 2004 hingga saat ini beliau memiliki berbagai pengalaman pelatihan dalam hal Financial Training, Corporate Governance & Leadership, dan yang lainnya, baik di dalam atau luar negeri. Sebelum menjabat sebagai Direktur Keuangan di PTDI pada tahun 2018, beliau sempat menjabat sebagai Direktur Marketing & Supply Chain, Direktur HRD & Legal, Direktur Keuangan, serta sebagai Komisaris Utama di PT Semen Indonesia.


  • Sukatwikanto Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia

    Sukatwikanto menjabat sebagai Direktur Umum dan SDM PT Dirgantara Indonesia (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-49/MBU/03/2017 tanggal 14 Maret 2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia.

    Sukatwikanto merupakan lulusan Teknik Industri, Magister Business Administration – Institut Teknologi Bandung (S2) tahun 1994 dan Teknik Elektro – Institut Teknologi Bandung (S1) tahun 1985. Sebelum menjabat menjadi Direktur Umum dan SDM pada tahun 2012, beliau dipercaya sebagai Kepala Satuan Pengawasan Internal dari Februari 2008 hingga Maret 2012.


  • Marsekal TNI Yuyu Sutisna Komisaris Utama

    Lahir di Bandung pada 10 Juni 1962, Marsekal TNI Yuyu Sutisna ditunjuk pertama kali sebagai Komisaris Utama PT Dirgantara Indonesia (Persero) pada tanggal 29 Maret 2018 berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-77/MBU/03/2018 tentang Pemberhentian, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia.

    Marsekal TNI Yuyu Sutisna merupakan Sarjana Ekonomi pada tahun 2003 dan melanjutkan studinya untuk memperoleh gelar Master Manajemen dari Universitas Gajayana Malang pada tahun 2015. Beliau adalah perwira tinggi TNI AU yang kini menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara, efektif sejak 17 Januari 2018, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara pada 2017.


  • Marsdya TNI Fahru Zaini Isnanto Wakil Komisaris Utama

    Lahir di Klaten pada 19 September 1963, Marsekal Madya TNI Fahru Zaini Isnanto ditunjuk pertama kali sebagai Wakil Komisaris Utama PT Dirgantara Indonesia (Persero) pada tanggal 20 Juni 2017 berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-114/MBU/06/2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Komisaris Perusaahan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia.

    Marsekal Madya TNI Fahru Zaini Isnanto merupakan lulusan Akademi Angkatan Udara tahun 1986 yang kemudian melanjutkan studinya pada tahun 2000 untuk memperoleh gelar Master of Defense di Canberra University, Australia. Saat ini, beliau merupakan perwira tinggi TNI AU yang sejak 25 Januari 2019 juga mengemban amanat sebagai Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara.


  • Slamet Soedarsono Komisaris

    Lahir di Nganjuk pada 7 Juli 1962, Slamet Soedarsono ditunjuk pertama kali sebagai Komisaris PT Dirgantara Indonesia (Persero) pada tanggal 29 Maret 2018 berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-77/MBU/03/2018 tentang Pemberhentian, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia.

    Memperoleh gelar Master in Public Policy di Saltama University, Jepang pada 1994 setelah sebelumnya pada tahun 1981 menimba ilmu Agribisnis di Institut Pertanian Bogor. Slamet Soedarsono juga merupakan Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan Kementerian PPN/Bappenas sejak Februari 2017 hingga sekarang.


  • Isfan Fajar Satryo Komisaris Independen

    Lahir di Bandung pada 7 Februari 1970, Isfan Fajar Satryo berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-77/MBU/03/2018 tentang Pemberhentian, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia dan bersamaan dengan pengangkatan Komisaris Utama, beliau dialihtugaskan sebagai Komisaris Independen.

    Sebelumya beliau menjabat sebagai Komisaris Utama PT Sindulang Hondot Pariama pada tahun 1998, setelah sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama PT Insani Bina Perkasa pada tahun 1996 hingga sekarang.


  • Sumanggar Milton Pakpahan Komisaris Independen

    Lahir di Jakarta pada 2 September 1963, Sumanggar Milton Pakpahan ditunjuk sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-77/MBU/03/2018 tentang Pemberhentian, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia.

    Sebelum memangku jabatan Komisaris di PT Dirgantara Indonesia (Persero), beliau menjabat sebagai Komisaris (Komite Manajemen Resiko) PT PLN (Persero) pada tahun 2015.