• Gita Amperiawan Direktur Utama

    Marsda TNI Gita Amperiawan menjabat sebagai Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-34/MBU/01/2022 tanggal 27 Januari 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia.

    Riwayat pendidikan beliau antara lain adalah Philosophy Doctor – Cranfield University, Inggris dan sarjana dari Institut Teknologi Bandung. Sebelumnya, beliau sempat memangku jabatan sebagai Kepala Subdirektorat Teknologi Pertahanan Kementerian Pertahanan, juga sempat menjabat sebagai Komandan Unit Pemeliharaan Angkatan Udara Indonesia.


  • Wildan Arief Direktur Keuangan, Manajemen Risiko, dan SDM

    Wildan Arief menjabat sebagai Direktur Keuangan, Manajemen Risiko & SDM PT Dirgantara Indonesia (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-287/MBU/09/2021 tanggal 02 September 2021 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia.

    Wildan Arief merupakan Magister Bisnis lulusan SBM Institut Teknologi Bandung pada tahun 2013 dan Sarjana Akuntansi lulusan Universitas Brawidjaya pada tahun 1996, dimana sebelum bergabung dengan PTDI, beliau menjabat sebagai Direktur Keuangan & Administrasi PT Pindad (Persero) dari bulan Februari 2018 hingga Agustus 2021 dan General Manager Corporate Finance PT Krakatau Steel (Persero) Tbk. dari tahun 2014 hingga 2018. 


  • Direktur Niaga, Teknologi dan Pengembangan


  • Batara Silaban Direktur Produksi

    Batara Silaban menjabat sebagai Direktur Produksi PT Dirgantara Indonesia (Persero) berdasarkan Surat Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor :  SK-287/MBU/09/2021 tanggal 02 September 2021 tentang Pemberhentian, Perubahan Nomenklatur Jabatan, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Anggota-Anggota Direksi Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia.

    Batara Silaban memiliki latar belakang Magister Management lulusan Universitas Indonesia pada tahun 1992 dan Sarjana Teknik Mesin lulusan Institut Teknologi Bandung pada tahun 1982, dimana sebelum bergabung di PTDI beliau dipercaya menjabat sebagai EVP Operations PT Okta Aero Konsultan dari tahun 2019 hingga 2021, Senior Consultant di Aviation Industry dari tahun 2016 hingga 2019 dan Direktur Pemeliharaan dan Management Armada PT Garuda Indonesia dari tahun 2012 hingga 2014.


  • Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P Komisaris Utama


    Lahir di Bandung pada 10 Juni 1962, Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P ditunjuk sebagai Komisaris Utama PT Dirgantara Indonesia (Persero) pada tanggal 19 Juli 2021 berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-242/MBU/07/2021 tentang Pengangkatan Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia.

     Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P merupakan Sarjana Ekonomi pada tahun 2005 dari Universitas Suryadarma Halim Perdanakusuma dan melanjutkan studinya untuk memperoleh gelar Master Manajemen dari Universitas Deakin Australia pada tahun 2016. Beliau adalah perwira tinggi TNI AU yang kini menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Udara, efektif sejak 19 Mei 2021.


  • Bonar Halomoan Hutagaol Wakil Komisaris


    Lahir di Jakarta pada 28 Mei 1961, Marsekal Muda TNI (Purn.) Bonar Halomoan Hutagaol, S.E., M.M., ditunjuk pertama kali sebagai Wakil Komisaris PT Dirgantara Indonesia (Persero) pada tanggal 19 Juli 2021 berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor: SK-242/MBU/07/2021 tentang Pengangkatan Anggota – Anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia.

    Marsekal Muda TNI (Purn.) Bonar Halomoan Hutagaol merupakan lulusan AKABRI tahun 1984, yang kemudian melanjutkan studinya menjadi Sarjana Ekonomi pada tahun 2011 dan Magister Manajemen SDM pada tahun 2014. Riwayat jabatan terakhirnya adalah sebagai Asisten Khusus Menteri Pertahanan RI pada tahun 2020.


  • Isfan Fajar Satryo Komisaris Independen


    Lahir di Bandung pada 7 Februari 1970, Isfan Fajar Satryo berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-77/MBU/03/2018 tentang Pemberhentian, Pengalihan Tugas dan Pengangkatan Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia dan bersamaan dengan pengangkatan Komisaris Utama, beliau dialihtugaskan sebagai Komisaris Independen.

    Sebelumya beliau menjabat sebagai Komisaris Utama PT Sindulang Hondot Pariama pada tahun 1998, setelah sebelumnya menjabat sebagai Komisaris Utama PT Insani Bina Perkasa pada tahun 1996 hingga sekarang.


  • Slamet Soedarsono Komisaris


    Lahir di Nganjuk pada 7 Juli 1962, Slamet Soedarsono dituniuk pertama kali ┼čebagai Komisaris PT Dirgantara Indonesia (Persero) pada tanggal 29 Maret 2018 berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-77/MBU/03/2018 tentang Pemberhentian, Pengaliban Tugas dan Pengangkatan Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia. Slamet Soedarsono memperoleh gelar Master di Public Policy dari Saitama University of Japan pada tahun 1994 setelah beliau menyelesaikan studi Agribisnis di Institut Pertanian Bogor pada tahun 1987 dan memperoleh gelar Doktor atas studi Akuntansinya di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Padjadiaran pada tahun 2019. Selain menjadi Komisaris di PTDI, beliau juga merupakan Ketua Komite Audit PTDI sejak bulan Mei 2020 hingga sekarang, Saat ini juga beliau masih menjabat sebagai Deputi Bidang Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan Kementerian PPN/Bappenas sejak bulan Februari 2017.


  • Jamaluddin Malik Komisaris Independen


    Jamaluddin Malik ditunjuk sebagai Komisaris Independen berdasarkan Keputusan Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor : SK-149/MBU/05/2020, pada tanggal 18 Mei 2020 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota-anggota Dewan Komisaris Perusahaan Perseroan (Persero) PT Dirgantara Indonesia.

    Beliau memperoleh gelar Master Degree Ilmu Administrasi dari Universitas Moestopo Jakarta pada tahun 2015, setelah menyelesaikan studi Ilmu Politik di Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta pada tahun 2004.

    Sebelum menjabat sebagai Komisaris PT Dirgantara Indonesia (Persero), beliau juga merupakan Komisaris PT RNI (Holdong) dan beberapa Perusahaan lainnya, serta memiliki pengalaman lainnya sebagai Head of Public Relations di PT SETDCO Group pada tahun 2003-2011.