29 Mei 2026
RUPS Defend ID Ungkap Laba Bersih PTDI Capai 345,97 Persen
Jakarta – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) mencatatkan raihan laba bersih tahun 2025 mencapai 345,97 persen. Angka tersebut naik signifikan dibanding 2024.
Capaian yang sangat positif tersebut terungkap dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Holding Defend ID yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta, Selasa (26/5/2026).
Catatan kinerja apik tersebut menunjukan PTDI sebagai member Defend ID yang kuat dan layak diperhitungkan sebagai penguat ekosistem industri pertahanan nasional.
Tak hanya pencapaian laba bersih yang menakjubkan, PTDI juga meraih Key Performance Indicator (KPI) dengan skor 100,65, melebihi target yakni skor 100.
Dalam keterangan persnya, Direktur Niaga dan Pengembangan PTDI Moh. Arif Faisal, menyebut KPI tercapai melebihi target karena diperkuat berbagai indikator seperti nilai ekonomi dan sosial, serta inovasi bisnis.
Faktor penguat lainnya adalah peningkatan investasi, kepemimpinan pada sektor teknologi, hingga pengembangan SDM yang unggul di bidang dirgantara.
”Capaian kinerja PTDI sepanjang tahun 2025 merupakan hasil dari penguatan kapabilitas bisnis, engineering dan produksi, serta kolaborasi strategis bersama seluruh ekosistem industri pertahanan nasional dalam Holding DEFEND ID,” jelasnya.
Capaian tersebut juga menambah motivasi perusahaan untuk terus meningkatkan kapasitas penguasaan teknologi dirgantara. Hal itu sejalan dengan tujuan kemandirian pertahanan di tingkat global.
Terdapat beberapa perubahan yang muncul dalam RUPS tersebut. Di antaranya nomenklatur jabatan dari beberapa anggota direksi.
Jika sebelumnya ada Direktur Niaga, Teknologi, dan Pengembangan, jabatan tersebut diubah menjadi Direktur Niaga dan Pengembangan yang diisi oleh Moh. Arif Faisal.
Jabatan Direktur Keuangan, Manajemen Risiko dan SDM, menjadi Direktur Keuangan dan SDM yang dijabat oleh Dhias Widhiyati. RUPS juga mengangkat Ony Arifianto sebagai pejabat baru Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko.
Perubahan juga terjadi pada posisi Wakil Komisaris Utama yang kini dijabat oleh Bagus Puruhito, menggantikan Bonar H. Hutagaol. Kemudian juga mengangkat Erwin Dimas sebagai Komisaris.
Menghadapi tantangan di tahun berikutnya, PTDI disebut akan terus melakukan penguatan pada aspek mendasar, yakni peningkatan kualitas eksekusi proyek.
Dengan tujuan mendukung pertumbuhan bisnis yang semakin sehat, manajemen juga memperkuat manajemen kas, melakukan optimalisasi pada rantai pasok, hingga mempercepat eksekusi program strategis.
Source: https://wartapajajaran.com/2026/05/rups-defend-id-ungkap-laba-bersih-ptdi-capai-34597-persen/