March 06th, 2025
PTDI Selesaikan Perawatan Pesawat Airbus A319 Aero Dili, Timor Leste
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) telah menyelesaikan perawatan
pesawat Airbus A319 milik maskapai Aero Dili, Timor Leste.
Pesawat ini telah dikirim kembali ke Timor Leste usai
menjalani serangkaian pekerjaan di bawah kontrak program repainting dan seat
replacement Airbus A319-115 Aero Dili yang ditandatangani pada 15 Desember
2024.
Lingkup pekerjaan dalam kontrak ini mencakup pengecatan
ulang (repainting) dan penggantian kursi (seat replacement), serta beberapa
pekerjaan tambahan lainnya seperti cabin refurbishment.
PTDI memiliki kapabilitas perawatan dan peremajaan pesawat
komersial. Ini sekaligus memperkuat komitmennya dalam menyediakan layanan
berkualitas tinggi yang memenuhi standar kelaikudaraan dan kebutuhan pelanggan.
Kemampuan layanan ACS
Direktur Utama PTDI, Gita Amperiawan, di Bandung, Selasa, 4
Maret 2025 malam mengapresiasi kepercayaan yang diberikan Aero Dili kepada
PTDI.
Disebutkan, PTDI selalu berkomitmen menghadirkan layanan
terbaik di bidang Aircraft Services (ACS). Ini merupakan pekerjaan ACS pertama
kami untuk operator di Timor Leste dan kami siap mendukung kesiapan operasional
pesawat Aero Dili lainnya.
Menurut Gita Amperiawan, pekerjaan ini juga menjadi
pencapaian baru bagi PTDI, menambah caplist kami dalam menangani pekerjaan
untuk pesawat A319. Hal ini menegaskan PTDI mampu menangani pekerjaan ACS tidak
hanya untuk pesawat produksi PTDI, tetapi juga berbagai tipe pesawat non-PTDI.
“Dengan pengalaman dan fasilitas yang kami miliki, kami siap
memberikan layanan ACS yang maksimal bagi pelanggan di dalam maupun luar
negeri,” ujarnya.
Selain didukung oleh fasilitas yang lengkap, keberhasilan
pekerjaan ini juga berkat keahlian tenaga profesional PTDI yang telah memiliki
berbagai sertifikasi di bidang perawatan pesawat. Adapun ACS PTDI sendiri
beroperasi dengan sistem Quality Management System (QMS) yang terstruktur,
mengacu pada regulasi Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (DGCA) Indonesia,
termasuk CASR 145 (Aircraft Maintenance Organization), CASR 57 (Aeronautical
Component Distributor), DOA (Design Organization Approval), serta standar ISO
9001 dan AS/EN 9110 untuk perawatan pesawat udara.
Source: https://deskjabar.pikiran-rakyat.com/ekbis/pr-1139125169/ptdi-selesaikan-perawatan-pesawat-airbus-a319-aero-dili-timor-leste?page=all&utm_source=social_